Belantara Merilis Single Pertama, “Hollow Eyes”.

0

Unit musik cadas BELANTARA terbilang baru dan segar dalam skena musik cadas Indonesia. Memadu musik heavy metal dengan nuansa rock progresif, riff-riff sludge metal yang berat dan juga sedikit black metal dalam materinya. BELANTARA tidak takut dengan eksperimentasi. “Kami ingin membebaskan diri dalam bermusik, dan juga melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah kami lakukan dengan band-band kami sebelumnya.” kata Renaldi A. Rimbatara (gitar), yang juga pernah terhitung sebagai gitaris band metal core, Straight Out.

Merekam dan merilis demo pertamanya pada tahun 2014, respon yang didapat cukup baik dan BELANTARA tidak berhenti disana saja dan melanjutkan menulis, bereksperimen dan merekam lagu-lagu yang akhirnya rampung sebagai debut album mereka, Communion. Dalam Communion, Renaldi, Septian Maulana (vokal, pernah tergabung sebakai vokalis SiksaKubur), dan Supriono (drum) berbicara tentang
ketidakseimbangan fungsi hubungan manusia dengan manusia ataupun dengan alam dengan perspektif spiritual, dan juga bagaimana menjadi manusia. Pengerjaan album ini cukup lama, dan juga berkolaborasi dengan musisi-musisi cadas lainnya seperti drummer Adhitya Perkasa dari SiksaKubur (“Nalam Rimba”) dan
dan gitaris Biman dari Rajasinga (“Latar Kendali”). Tidak hanya musisi, BELANTARA bahkan juga berkolaborasi dengan teman-teman dari Teater Lentera dalam lagu “Holy River: The Bathyalpelagic”.

3 Juli lalu BELANTARA merilis single pertamanya, “Hollow Eyes” via akun SoundCloud label Lawless Jakarta Records dan sejauh ini mendapat respon positif dari skena musik cadas. Kini album perdana Communion dirilis dalam format CD pada tanggal 12 Juli 2018 di bawah label yang sama, berisi 9 lagu yang sudah pasti akan menghempaskan kalian dengan heaviness a la mereka. Hail BELANTARA!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.