Dua Single Dirilis Berbarengan, BEN Berkenalan Dengan Pendengarnya

0

Berawal dari pekerjaan musisi yang mendadak kosong karena terdampak oleh pandemi. Benny Navaro (keyboard), Johan Nurrokhman (guitar) dan Surya Luckmana (vokal), memutuskan untuk membuat sebuah proyek musik bernama BEN. Sesaat kemudian proyeknya berkembang menjadi sebuah rencana membuat album.

Album yang digarap sejak Maret – Oktober 2020 ini berisikan 13 lagu dalam durasi 50 menit. Album ini diberi titel Asmarandana, yang diambil dari single perdananya dengan judul yang sama. Mengusung tema sound bernuansa 80an & 90an, BEN berusaha memberi warna unik pada musiknya. Album ini akan didahului dengan rilisnya dua single, Asmarandana & Residu pada awal Januari 2021 di semua digital platform.

Single Asmarandana berkisah tentang misteriusnya cerita cinta di hidup seseorang. Ada yang bahagia dan menyenangkan, tapi juga ada yang sebaliknya. Bermuara pada satu premis penting “bisakah kita punya cinta tanpa tanda tanya?”. Ketika ditanyakan pada pencipta lagunya, Benny Navaro, tentang makna dari judul unik tersebut, Asmarandana diambil dari kekayaan khasanah Nusantara, kurang lebih artinya adalah “Api Asmara”. Istilah Asmarandana sendiri sering terdengar di kesusastraan Sunda &  Jawa. Sementara itu, Residu bercerita tentang “mencinta dan terluka di waktu yang sama”. Sebuah keadaan yang sering dialami oleh banyak orang. Dikemas dalam balutan musik rock dengan riff guitar menarik.

BEN Adalah trio pop rock asal Tangerang, yang beranggotakan Benny Navaro (Synth), Johan Nurrokhman (Guitar), dan Surya Luckmana (Vokal). Mengambil ambiens dan sound musik 80an dan 90an, lirik dan judul lagu menjadi perhatian utama di band ini. Idiom-idiom tak lumrah macam Asmarandana, Residu, Gentas, Karma Terbaik, muncul menghiasi album ini.

Benny Navaro mempunyai latar belakang sebagai musisi top 40 dan sempat menjadi co-producer di beberapa album musisi lain. Diantaranya Zigaz dan Zetta. Karya ciptaannya yang sempat menjadi hits adalah Sahabat Jadi Cinta yang dipopulerkan oleh Zigaz dan almarhum MIke Mohede. Johan Nurrokhman berlatar belakang sebagai musisi Cafe selama 16 Tahun. Johan bersama bandnya sempat menjadi band pengiring beberapa Artis, di antaranya Citra Scholastika dan Dewi Persikk. Sedangkan Surya Luckmana sebelumnya adalah vokalis Moluska Band. Bersama bandnya, dia sempat melahirkan beberapa single, dan sempat mengikuti satu ajang pencarian bakat Rising Star di salah satu stasiun TV.

Semoga BEN dan Album perdananya mendapat tempat di telinga dan hati pendengarnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.